Kamis, Oktober 25, 2018

MAU JADI APA SETELAH LULUS KULIAH DI JURUSAN PENJASKESREK……..?????

MAU JADI APA SETELAH LULUS KULIAH DI JURUSAN PENJASKESREK……..?????

Oleh : Muharil, S.Pd. M.Pd


Setelah lulus mau jadi apa? Meski sudah ditanya sejak TK, tapi sayangnya sampai menjelang lulus kuliah pun, banyak dari kita tetap Belum bisa menjawab pertanyaan itu. Bayangkan 18 tahun pendidikan mulai TK, sekolah hingga kuliah, tapi masih saja gagap menjawab pertanyaan setelah lulus mau jadi apa. Tanya kenapa?

sports1Kamu mungkin salah satu yang bermimpi hanya bisa menjadi guru pendidikan jasmani atau atlet professional, Setelah lulus menimba ilmu di jurusan penjaskes. Tunggu dulu, jangan patah semangat! Masih banyak, kok pilihan karir lainnya yang bisa kamu coba. Karena jurusan penjaskesrek adah salah satu jurusan yang bisa melahirkan lulusan yang multi talent, Ini dia daftar pekerjaan ringkas yang sesuai dengan skill lulusan alumni penjaskesrek :

  1. Coaches (Pelatih)

 What they do: Saat menjadi pelatih maka kamu bertindak sebagai pemimpin tim serta mentor secara bersamaan. Mengadakan latihan dan mengajarkan kerjasama tim merupakan salah satu tugasnya. Pelatih juga bertanggung jawab membuat strategi permainan agar timnya dapat menang.

 How to get there: Kombinasi antara rasa cinta dengan olahraga yang disukai dan mengajar merupakan modal dasarnya. Dimulai sebagai asisten pelatih kamu dapat memperoleh pengalaman untuk menjadi pelatih utama.

2. Photojournalist/Sports Photographer (Fotografer Olahraga)
 What they do: Fotografer olahraga memiliki tanggung jawab mendokumentasikan pertandingan, kegiatan maupun acara olahraga. Foto ini digunakan untuk menemani artikel olahraga atau sebagai media promosi. Mereka tidak memiliki waktu kerja yang pasti karena harus berada di lokasi saat acara olahraga berlangsung; dan untuk mendapatkan foto yang bagus mereka harus hadir sepanjang waktu.
 How to get there: Dimulai sebagai freelancer di media lokal sambil memenuhi portofolio kerja. Sudut pandang yg kreatif dan kemampuan fotografi yang baik merupakan salah satu syaratnya, namun rasa cinta dan pengetahuan akan olahraga tentunya yang menjadikan kalian tampil unggul.

3. Sporting Event Planner/Coordinator (Koordinator Acara Olahraga)
 What they do: Sebagai koordinator acara, kamu akan bertemu perwakilan tim atau atlet untuk mendiskusikan kebutuhan acara. Termasuk didalamnya mengatur transportasi, membuat jadwal acara, mempersiapkan keamanan, mengakomodir media hingga semua perlengkapan yang dibutuhkan dalam acara. Kamu juga dapat bertindak sebagai mediator antara tim olahraga dengan penyelenggara acara. Bertanggung jawab melakukan negosiasi atas besarnya kontrak dan memastikan semua berjalan dengan baik saat acara olahraga berlangsung.
 How to get there: Kebanyakan sarjana manajemen pariwisata dengan pengalaman bekerja yang cukup dapat bekerja di bidang ini. Karena bidang kerja ini sedang marak akan lebih baik kalau kamu memiliki sertifikat CMP (Certified Meeting Planner).

4. Fitness Director (Direktur Fitness)

 What they do: Bertanggung jawab terhadap semua hal yang berhubungan dengan administrasi kesehatan di tempat fitness, termasuk di dalamnya membuat jadwal sesi training pribadi hingga mengembangkan program insentif untuk klien. Melakukan penelitian dan membeli perlengkapan keamanan, perlengkapan olahraga serta membuat program kesehatan. Terkadang  juga mengajar di kelas maupun memberikan sesi latihan privat.
 How to get there: Tentunya kamu perlu memiliki pengetahuan yang cukup mengenai latihan olahraga dan fisiologi. Dimulai dari trainer atau instruktur dan rasa cinta terhadap olahraga serta kesehatan, kamu dapat memulai karir ini. Akan lebih baik kalau kamu memiliki pendidikan di bidang kesehatan atau yang berhubungan dengan nutrisi dan pendidikan fisik.

5. Physical Therapist (Terapis Fisik)
 What they do: Kamu akan memberikan pelayanan bagi atlet yang berusaha memulihkan kesehatan mereka dari cidera maupun sakit. Melakukan diagnosa, menjalankan rencana pemulihan serta mengajarkan atlet menggerakkan anggota tubuh pasca cidera merupakan bagian dari pekerjaan ini. Bekerjasama dengan suster maupun staf rumah sakit dalam mengukur kemajuan treatmen yang diberikan.

 How to get there: Tentunya pendidikan di bidang terapi fisik merupakan modal dasar karir ini.

6. Sports Psychologist (Psikolog Olahraga)
 What they do: Kehadiran psikolog olahraga adalah untuk membantu atlet meningkatkan performa mereka melalui hubungan yang sehat antara tubuh dan jiwa mereka. Selain itu, kamu juga akan membantu pasien yang mengalami masalah mental, seperti depresi, masalah makan, stress dalam pekerjaan, kecemasan hingga masalah percaya diri.
 How to get there: Psikolog olahraga berada dalam program klinis maupun konseling. Selain itu kelas tambahan di bidang kinesiologi, fisiologi, obat-obatan olahraga, bisnis dan marketing dibutuhkan untuk menunjang karir ini.

7. Statistician (Ahli Statistik)
 What they do: Ahli statistik bertanggung jawab mengumpulkan informasi dan menarik kesimpulan darinya. Dalam industri olahraga, ahli statistik perlu mengumpulkan dan menganalisa data mengenai segala hal mulai dari angka-angka pertandingan hingga membuat survey dan mengartikan informasi yang ada untuk membantu proses perekrutan dan membuat rancangan tertentu.
 How to get there: Pendidikan di bidang statistika, matematika atau metodologi survey merupakan persyaratannya. Untuk pekerjaan yang lebih tinggi bahkan membutuhkan gelar Ph.D.

8. Umpire/Referee (Wasit)

 What they do: Wasit bertugas mengawasi jalannya pertandingan olahraga. Mereka bertanggung jawab agar pertandingan berjalan sesuai aturan sehingga pertandingan berlangsung adil dan menentukan pemenangnya.
 How to get there: Kalau kamu bercita-cita jadi wasit, nggak hanya rasa cinta terhadap olahraga tapi juga kamu harus memiliki pengetahuan yang baik mengenai olahraga tersebut. Untuk menjadi wasit profesional, kamu juga harus mengikuti sekolah khusus.

9. Broadcaster (Pembawa Berita)
 What they do: Pembawa berita olahraga bertugas melaporkan, memberi komentar dan menganalisa jalannya pertandingan olahraga. Seringkali mereka diminta untuk meneliti olahraga tertentu, menulis artikel atau skrip dan mempresentasikan informasi yang ada secara langsung.
How to get there: Pembawa berita olahraga profesional memulai karir mereka sebagai reporter, asisten produksi maupun operator perlengkapan. Sarjana di bidang penyiaran, komunikasi atau bidang yang berhubungan merupakan salah satu persyaratannya.

10. Agents (Agen)
 What they do: Agen olahraga bertugas melakukan negosiasi kontrak bagi atlet. Mereka berusaha memberikan keuntungan bagi klien dan membantu klien mendapatkan perjanjian yang baik. Menangani tanggapan negatif publik serta bernegosisasi mengenai gaji merupakan bagian dari pekerjaan agen.

 How to get there: Kebanyakan agen memiliki gelar di bidang manajemen olahraga, hukum olahraga atau bidang lainnya yang terkait. Mengikuti program magang di agensi olahraga dapat membantumu mengenal pekerjaan ini.

Jadi buat,alumni penjaskesrek dimanapun berada, masih banyak pilihan karir di bidang ini yang bisa kamu geluti. Saatnya meraih cita-cita olahragamu! Tidak hanya menjadi guru (PNS) tapi kamu bisa ber wirausaha dibidang olahraga….!!!!



Sabtu, Oktober 20, 2018

Pelatihan Sport Massage Dan Rehabilitasi Cedera Tingkat Nasional Provinsi Aceh T.a 2018

Assalamualaikum  kawan kawan semua Lembaga Kursus Dan Pelatihan Yps. Mantri Amin Aceh Indonesia bekerjasama dengan Kemenpora  Republik Indonesia Menyelenggarakan  pelatihan sport massage dan rehabilitisi cedera  Tingkat Nasional Provinsi Aceh Tahun 2018, bagi  yang mau menimba ilmu dan nambah SKP Yuk mari kita ramaikan  Pelatihan Sport Massage, buruan selagi masih ada kuota  lho..!!
Kapan lagi bisa ikut pelatihan tingkat  Nasional dengan biaya pendaftaran  super murahh


Jumat, Oktober 05, 2018

Kamis, September 27, 2018

PERPANI Aceh melalui Pusat Pendidikan dan Pelatih Panahan  (Pusdiklat) mengadakan  Pelatih Panahan Tingkat Lanjutan (Tahun 2018di Grand Aceh Syariah Hotel dan Stadion Harapan Bangsa Banda Aceh (Foto: MSport/ Humas Perpani)


Rabu, September 26, 2018

Pengprov PERPANI Aceh Adakan Pelatih Panahan Tingkat Lanjutan Tahun 2018

PERPANI Aceh melalui Pusat Pendidikan dan Pelatih Panahan  (Pusdiklat) mengadakan  Pelatih Panahanan  Tingkat Lanjutan (Tahun 2018di Grand Aceh Syariah Hotel dan Stadion Harapan Bangsa Banda Aceh (Foto: Mspor/ Humas Perpani)



Pengprov PERPANI Aceh melalui Pusat Pendidikan dan Pelatih Panahanan PENGPROV PERPANI Aceh (Pusdiklat Perpani) mengadakan  Pelatih Panahanan  Pelatih Panahan Tingkat Lanjutan  Tahun 2018 di Grand Aceh Syariah Hotel dan Stadion Harapan Bangsa Banda Aceh. Kegiatan ini berlangsung 27- 29 September 2018.

Dr.Nyak Amir selaku Ketua Pengprov Perpani Aceh mengatakan, tujuan dari diselenggarakan Pelatihan Panahan Tingkat Lanjutan adalah agar para Panahan Aceh punya daya kreatifitas yang tinggi dalam melatih .

“Tujuannya ya bagaimana membentuk mental para Pelatih Panahan ini agar punya daya kreatifitas yang tinggi dalam mengembangkan sistem Kepelatihan,” ujarnya di lokasi, kamis (27/9/2018). Ketua Pengprov Perpani Aceh, dengan  Pelatihan Panahan Tingkat Lanjutan ini juga ingin membentuk  Pelatih Panahan yang profesional dan berkualitas. Sebab, kemahiran dan kepintaran Pelatih Panahan sangat menentukan keberlangsungan masa depan dan prestasi Panahan Provinsi Aceh

Sementara itu, Pembina dan sesepuh panahan aceh Dr.Saifuddin,M.Pd mengatakan,panahan adalah salah satu cabang olahraga unggulan Indonesia dalam setiap kejuaraan baik single event maupun multi event yang memiliki potensi cukup tinggi untuk mendulang medali pada berbagai ajang baik regional, Asia, dunia bahkan ke tingkat Olimpiade. “Pelatihan seperti ini selain untuk menambah tenaga pelatih baru, juga mampu meningkatkan kemampuan tenaga pelatih yg sudah ada dan secara langsung akan mempengaruhi perkembangan olahraga panahan di tanah air yang tentunya akan berdampak pada peningkatkan prestasi atlet panahan Indonesia di kancah internasional,” tambahnya.

Kemenpora mendukung penuh penyelenggaraan pelatihan pelatih panahan bekerjasama dengan PERPANI Aceh. Pelatihan diikuti oleh 50 orang pelatih utusan dari Pengda/Pengkab/Pengkot/dan Club se Aceh yang akan diselenggarakan pada 27 hingga 29 Juli 2018 di Grand Aceh Hotel dan Stadion Harapan Bangsa Banda Aceh.“Pelatihan seperti ini memiliki nilai strategis bagi perkembangan prestasi olahraga panahan di Indonesia ke depan,” tegasnya

Dalam rangka meningkatkan sumberdaya pelatih, pemerintah secara serius melalui Asdep Peningkatan Tenaga dan Organisasi Keolahragaan Kementrian Pemuda dan Olahraga RI  bahkan telah menyiapkan anggaran bagi pelatih yang ingin meningkatkan level sertifikasinya ke luar negri. “Saat ini kami telah mengirimkan beberapa tenaga pelatih dan wasit untuk meningkatkan level sertifikatnya keluar negri, diantaranya ke Korea Selatan” 

Penulis :MSport





Senin, September 24, 2018

Pelatihan Pelatih,Instruktur Dan Tenaga Keolahragaan Nasional






Tata Cara Pendaftaran :
1.Unduh dan Isi Format biodata  di link dibawah ini :

https://drive.google.com/file/d/1C5C7qBWiFNrW9Oqd27syPAy6fK4MTAPo/view?usp=drivesdk

Dan :
https://drive.google.com/file/d/1sQ3VAoQdJDKE8tR6HtKImnjkD5takBIo/view?usp=drivesdk

2.setelah  mengisi biodata kirim file biodata ke No Whatshap Mesengger 085260046599(Muharil.M.Pd)
Atau +6285260518089 (Morina William. SP) 

Sabtu, September 22, 2018

Kisah Presiden Jokowi yang Tak Mampu Beli Busur Panah Pada Masa Kecil dikota Solo

Kisah Presiden Jokowi yang Tak Mampu Beli Busur Panah Pada Masa Kecil dikota Solo


Presiden Joko Widodo atau yang dikenal jokowi menceritakan kisah masa kecilnya dikota solo yang tak mampu untuk membeli alat panahan.

Cerita sedih ini disampaikan Jokowi saat bertemu dengan atlet dan komunitas panahan di Istana Bogor, Sabtu (7/7/2018).

Jokowi memanggil salah satu atlet panahan untuk diberi kuis melafalkan Pancasila berhadiah sepeda.

Anak yang bernama Radit itu kemudian memperkenalkan diri dan menyebut ia berasal dari Solo.

Jokowi pun langsung terkenang masa kecilnya. Jokowi menceritakan, saat ia kecil dan tinggal di Solo, ia sering melihat orang-orang yang berlatih panahan. Sebab, rumahnya memang dekat dengan lapangan panahan.

"Tiap hari saya melihat orang latihan panahan, tapi saya hanya melihat. Kadang berhenti, melihat," kata Jokowi.



Jokowi sangat tertarik dengan olahraga panahan. Namun, Jokowi kecil tak bisa memenuhi keinginannya karena tidak punya uang.

"Saya tidak bisa beli karena orang tua saya tidak sangguo untuk membelikan saya busur panahan karena keterbatasan ekonomi," kata mantan Walikota Solo ini.

Kini, setelah menjadi orang nomor satu di Indonesia, Jokowi pun bisa mewujudkan mimpi kecilnya itu.


Jokowi sudah membeli alat panahan dan mendatangkan pelatih khusus ke Istana Bogor. Jokowi bahkan sempat mengikuti kejuaraan panahan.

"Setelah jadi presiden saya baru bisa latihan memanah. Patut saya syukuri Alhamdulillah bahwa apa yang saya bayangkan waktu kecil bisa saya lakukan setelah saya sudah tua," kata dia.

Jokowi pun berpesan kepada Radit dan anak-anak atlet panahan lainnya untuk bersyukur dan tidak malas berlatih.









Penguatan Program Mandatori optimalisasi Tugas Dan Fungsi APKS PGRI, LKBH PGRI serta pengelolaan Keanggotaan dan Keuangan melalui PGRI, SLCC PGRI dan DKGI Organisasi

Penguatan Program Mandatori optimalisasi Tugas Dan Fungsi APKS PGRI, LKBH PGRI serta pengelolaan Keanggotaan dan Keuangan melalui PGRI, SLCC...